Sabtu, 05 Mei 2012

DPR vs PPI

Studi banding atau kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri selalu dilakukan oleh anggota DPR setiap tahunnya. Dalam satu tahun itu kunker tidak hanya dilakukan sekali atau dua kali saja, tapi beberapa kali, dan setiap komisi DPR melakukan studi banding ini ke negara yang berbeda. Kunjungan kerja yang dilakukan ke luar negeri tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit, dan hal ini sudah ada anggarannya tersendiri dalam DPR. Nah pertanyaannya, apakah kunker tersebut memang benar-benar dilakukan untuk kerja atau malah untuk berwisata? Lalu adakah hasil yang didapat selama para wakil rakyat tersebut melakukan kunker ke luar negeri?

Hal ini sebenarnya sudah sangat sering dibahas di berbagai berita.mulai dari membahas tentang besarnya dana yang dipakai untuk kunjungan ke luar negeri, hasil apa yang di dapat setelah melakukan kunjungan sampai membahas tentang kegiatan apa saja yang dilakukan para wakil rakyat kita selama berhari-hari melakukan kunjungan.

Jumat, 04 Mei 2012

Lab kuu

Laboraturium Sistem Informasi, Laboraturium Teknik Informasi, Laboraturium Fisika Dasar dan Laboraturium lainnya yang dimiliki masing-masing jurusan. Atau ada juga iLab, Integrated Laboratory, Lab milik seluruh mahasiswa.  Lalu apa yang aneh dari Lab tersebut? Tidak ada yang aneh, pada awalnya, tapi selanjutnya muncullah keanehan itu, lebih tepatnya disebut sebagai masalah sebenarnya. Masalah yang cukup mengganggu, mengesalkan dan bikin emosi, terkadang.

Laboraturium Sistem Informasi (LabSI) dan laboraturium yang dimiliki oleh masing-masing setiap jurusan lainnya. Ruangan yang didalamnya terdapat kurang lebih sekitar 50 komputer, komputer yang menurut sebagian –atau mungkin seluruh- mahasiswa, sangat jadul. Komputernya memang cukup banyak, tapi sayangnya yang berfungsi tidak sebanyak itu, mungkin hanya setengahnya, kadang setengahnya saja sudah bersyukur komputernya bisa dijalankan. Terkadang lagi, komputer yang berfungsi itu belum tentu terdapat software yang akan kita gunakan untuk praktek. Terkadang lagi dan lagi, komputer yang sudah  ada software yang akan kita butuhkan juga belum tentu bisa digunakan softwarenya.

Lalu apa yang terjadi? Kita hanya mendengarkan sang kakak asisten menjelaskan, sambil membayangkan apa yang dijelaskannya. Cukup sulit, apalagi yang dijelaskan tentag program. Kita harus membayangkan logika program tersebut dalam otak dan bagaimana hasil dari program tersebut. Bagi seorang programmer mungkin tidak sulit, tapi bagi orang biasa yang sedang menapaki jalan menjadi seorang programmer tentu tidak mudah.

Cerita dari Netscape, Yahoo dan Google

Mark Zuckerberg (Facebook), Larry Page dan Sergey Brin (Google), atau mungkin Jerry Yang (Yahoo!), sepertinya sudah tidak asing lagi mendengar namanya. Ya, mereka adalah beberapa orang yang menggemparkan dunia dengan inovasi yang diciptakannya dan berhasil menjadi penguasa internet. Lalu bagaimana dengan Marc Andereessen? Bagi anak-anak sekarang, termasuk saya juga, nama itu seperti masih asing.  Tapi dulu, apalagi orang-orang IT, sepertinya sangat yakin kalau Marc Andereessen ini akan menjadi seorang penguasa internet.

HTTP/HTML memang bukan Marc yang menciptkan, melainkan Tim Berners Lee,  tapi Marc Andereessen bersama Eric Bina lah yang mewujudkannya melalui browser yang mereka ciptakan bernama Mosaic, browser web pertama di dunia. Karena hasil ciptaannya yang berupa web browser itulah orang-orang yakin bahwa dia akan menjadi penguasa internet. Tapi selanjutnya, apakah Marc memang menjadi penguasa internet? Jawabannya iya, hanya sesaat, selanjutnya tidak.

Untuk mengkomersialkan hasil temuannya kepada dunia, Marc bersama Jim Clark mendirikan Netscape Communications. Pada saat itu diperkirakan web akan menjadi landasan untuk pengembangan macam-macam aplikasi dan Netscape yang menjadi ‘aktor’ utamanya akan mendapatkan pundi-pundi dollar yang tidak sedikit. Netscape jugalah yang menciptakan berbagai macam teknologi web seperti Secure Sockets Layer (SSL) dan JavaScript. Dan tidak sampai 2 tahun kemudian, Netscape pun go public.
Transparent Teal Star Multi-Colored Light Pointer